Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan

ANALISIS DAN MANAJEMEN RISIKO KERJA RUANG FILING MENGGUNAKAN SEVERITY ASSESSMENT DI RUMAH SAKIT PRATAMA KOTA YOGYAKARTA

Cinta Aulia Shafira Panggabean (Universitas Gadjah Mada)
Dhea Edvy Permata Putri (Universitas Gadjah Mada)
Farah Alya Luthfiyyah (Universitas Gadjah Mada)
Ika Putri Salsabila (Universitas Gadjah Mada)
Imtinan Nasywa Syakira (Universitas Gadjah Mada)
Marko Ferdian Salim (Deparrtemen Layanan dan Informasi Kesehatan SV UGM)
Friska Miftachul Janah (RS Pratama Kota Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
27 Sep 2023

Abstract

Proses penyimpanan berkas rekam medis di fasilitas pelayanan kesehatan memiliki risiko yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan kerja perekam medis terutama pada ruang filing. Ancaman yang ada berpotensi menyebabkan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK). Penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja sangat penting demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman serta menghindarkan petugas dari risiko-risiko yang merugikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengkajian terkait penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di ruang filing. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis risiko di ruang filing. Penelitian ini dilaksanakan di RS Pratama Yogyakarta pada bulan Agustus 2022. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner elektronik berupa google form. Analisis data menggunakan metode Severity Assessment untuk menentukan tingkat keparahan risiko. Hasil penelitian menemukan risiko di ruang filing termasuk pada kategori sedang (moderate) dan tinggi (high risk). Risiko pada level sedang (moderate) yaitu tergores pinggiran berkas, tangan sakit karena membawa tumpukan berkas yang terlalu berat, sampul berkas RM masuk sela-sela kuku saat memasukkan berkas di rak filing, batuk-batuk ringan tetapi tidak sering, mendongak terlalu lama saat mencari berkas, dan terkena staples saat mengambil berkas. Sedangkan, risiko pada level tinggi (high risk) ditandai yaitu posisi terlalu tinggi saat mengambil berkas, dan ujungkuku jari tangan rusak saat melepas staples. Oleh karena itu, disarankan kepada pihak Rumah Sakit untuk melakukan tindakan pengendalian risiko dengan metode eliminasi, substitusi, APD (Alat Pelindung Diri), dan administrasi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

infokes

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Medical Record Medical Informatics Health Policy and Management Midwifery Public Health Critical Care and Intensive Care Medicine ...