Perkembangan pesat dalam teknologi informasi telah membawa dampak positif bagi dunia kerja dan interaksi sosial. Namun, perubahan ini juga membawa dampak negatif pada perilaku pengguna internet. Banyak individu, terutama di media sosial, terlibat dalam komunikasi yang kurang bijaksana, yang seringkali berujung pada masalah hukum, seperti penggunaan bahasa kasar, pelecehan, penyebaran konten yang tidak bermoral, atau tindakan Cyberstalking. Sayangnya, kesadaran tentang konsekuensi hukum sering kali baru muncul ketika pihak berwenang terlibat. Implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam berbagai kasus yang terkait dengan media sosial seringkali mengejutkan pelaku, terutama karena minimnya pemahaman mengenai konsekuensi hukum dari tindakan mereka dalam dunia maya. Untuk mengatasi masalah ini, sangat penting untuk mendidik masyarakat, khususnya remaja, tentang potensi risiko penyalahgunaan media sosial. Dilingkungan sekolah juga menghadapi tantangan serupa, terutama karena remaja merupakan pengguna aktif media sosial. Memberikan nasihat yang konsisten mengenai penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dapat memiliki dampak positif pada siswa, memastikan bahwa interaksi online mereka lebih aman dan lebih bertanggung jawab.
Copyrights © 2023