Keberadaan pandemi covid-19 menjadi permasalahan bagi masyarakat dan beberapa sektor Indonesia termasuk sektor perikanan. Penyebaran covid-19 membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang menyebabkan aktivitas masyarakat dan pola konsumsi hasil perikanan dan produk olahan perikanan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan pola konsumsi komoditas perikanan terhadap masyarakat Kabupaten Gresik di masa sebelum pandemi Covid-19, saat pandemi, dan setelah pandemi. Metode yang digunakan adalah survey deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi ikan dan hasil perikanan bersifat fluktatif sebelum, saat, dan setelah pandemi Covid-19. Minat beli ikan dan hasil perikanan masyarakat dipengaruhi oleh aspek kebersihan, harga, dan tempat penjualan dengan rata-rata pembelian sebesar Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per minggu. Jenis perikanan yang menjadi minat masyarakat yaitu ikan air tawar, selain harganya lebih murah, kondisi ikan tersebut lebih segar di pasaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pandemi covid-19 menyebabkan terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat Kabupaten Gresik terhadap komoditas perikanan. Perubahan pola konsumsi ini mencakup perubahan pengeluaran untuk pembelian komoditas perikanan dan jenis komoditas perikanan yang dikonsumsi. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap cara mendapatkan produk perikanan dan preferensi pembelian komoditas perikanan secara utuh atau bagian tertentu saja
Copyrights © 2023