Pandemi covid-19 memberikan efek jangka pendek seperti penurunan harga produk hulu agribisnis karet alam di tingkat petani secara drastis. Di sisi lain, terdapat efek jangka pendek yang positif yaitu transmisi harga yang elastis terhadap produk hulu agribisnis karet alam di Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan data time series selama dua puluh empat bulan yaitu dari Januari 2019 - Desember 2020. Variabel harga karet di tingkat petani diperoleh dari 28 UPPB di Sumatera Selatan, Harga Free On Board (FOB) karet Indonesia diperoleh dari Gapkindo Sumatera Selatan, dan harga karet internasional (SICOM). Metode yang digunakan adalah regresi sederhana dengan bantuan software RStudio. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi harga TSR 20 di Pasar Internasional tertransmisi dengan baik terhadap produk hulu agribisnis karet alam di Sumatera Selatan dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi covid-19. Menguatnya nilai transmisi harga memiliki manfaat untuk pelaku ekonomi dalam hal alokasi yang efisien dari sumber daya ekonomi. Elastisitas transmisi harga saat pandemi di ketiga tingkatan pemasaran dapat dikatakan sempurna, peningkatan dan penurunan harga di tingkat internasional dan pabrik dapat ditransmisikan sempurna ke petani melalui UPPB. Transmisi harga saat covid lebih tinggi karena pasokan karet tahun 2020 berkurang karena banjir besar di Thailand dan berkurangya pasokan dari Indonesia dan Malaysia karena penyakit gugur daun.
Copyrights © 2022