Penelitian ini bertujuan menganalisa bagaimana faktor-faktor seperti, profitabilitas, kepemilikan publik, kompleksitas perusahaan dan probabilitas kebangkrutan berkontribusi pada penundaan audit. Perusahaan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perdagangan, jasa serta investasi antara tahun 2018 dan 2022 menjadi sampel untuk analisis ini. Data selama empat tahun dari 41 bisnis infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menghasilkan 205 observasi. Purposive sampling digunakan sebagai metode pengumpulan data. Analisis regresi berganda dilakukan untuk menginterpretasikan hasil penelitian ini. Dalam penelitian ini ditemukan penundaan audit dipengaruhi oleh faktor-faktor kompleksitas perusahaan, profitabilitas, kompleksitas perusahaan, dan kemungkinan kebangkrutan. Kepemilikan oleh sektor publik tidak ada hubungannya dengan penundaan audit.
Copyrights © 2023