Latar Belakang Masalah kesehatan gigi pada anak sekolah biasanya disebabkan perilaku perawatan kesehatan gigi yang kurang baik. Masalah kesehatan gigi terjadi karena anak sekolah tidak dibiasakan menyikat gigi, memeriksakan gigi kedokter dan mengkonsumsi makanan yang manis. Menyikat gigi yang benar adalah sebanyak 2x sehari yaitu pada pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur dan suka mengonsumsi makanan manis. Perilaku adalah suatu tindakan yang dibuat oleh diri sendiri yang dalam hubungannya dengan lingkungan yang mencakup sistem atau organisme lain disekitarnya serta lingkungan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Perilaku Perawatan Kesehatan Gigi Pada Anak Kelas 3-5 SD Negeri 066053 Kecamatan Medan Denai Tahun 2023. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dengan kriteria inklusi merupakan siswa kelas 3-5 yang sedang aktif bersekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku perawatan kesehatan gigi yang sedang yaitu 58 orang (67,8%). Sebagian besar responden memiliki perilaku perawatan kesehatan gigi yang sedang dikarenakan kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi sehingga siswa sering mengabaikan kebersihan giginya serta jarang melakukan pemeriksaan kesehatan giginya ke dokter. Diharapkan anak SD Negeri 066053 Kecamatan Medan Denai agar meningkatkan perilaku perawatan gigik dan tetap menerapkan menyikat gigi 2x sehari terutama pada malam sebelum tidur serta pihak sekolah meningkatkan upaya pencegahan primer sebelum terjadinya suatu penyakit yaitu memberikan penyuluhan kesehatan gigi secara dini pada anak.
Copyrights © 2023