Bawang putih merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antijamur, anti mikroba, anti kolesterol, anti hipertensidan imunomodulator. Telah dilakukan penelitian uji Sensitivitas Perasan Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Pertumbuhan Jamur Penyebab Panu (Malassezia furfur), pada tanggal 13 Sampai dengan 20 Juni 2019 di Laboratorium Bakteriologi Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sensitivitas perasan bawang putih (Allium sativum) terhadap pertumbuhan jamur penyebab panu (Malassezia furfur) dimulai dari konsentrasi terendah yaitu: 5%, 15%, 30%, 45%, 60%, 75%, 90%, dan 100%. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dalam penelitian ini didapat rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 5%=10,25 mm (sedang), 15%=17,5 mm (kuat), 30%=21 mm (sangat kuat), 45%=28,5 mm (sangat kuat), 60%=30,5 mm (sangat kuat), 75%=34,5 mm (sangat kuat), 90%=43,75 mm (sangat kuat), dan 100%=47,5 mm (sangat kuat), yang tergolong sangat kuat dalam mengahambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur.
Copyrights © 2023