Adanya kasus krisis kegagalan audit yang dilakukan oleh para akuntan publik atau auditor, terjadinya kasus kegagalan audit dalam periode belakangan ini, telah menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat mengenai ketidakmampuan profesi akuntan dalam mengaudit laporan keuangan. Tujuan penelitian ini untuk menguji secara empiris apakah variabel tekanan ketaatan, pengetahuan audit dan self efficacy berpengaruh terhadap audit judgment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor di kantor BPKP provinsi maluku dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden.dengan pengunaan metode kousiner dan mengunakan teknik pengumpulan data yakni spss. Hasil dari penelitian ini tekanan ketaatan tidak berpengaruh terhadap audit judgment, pengetahuan audit dan self efficacy berpengaruh terhadap audit judgment.
Copyrights © 2023