Keberadaan wastafel tanpa sabun cuci tangan adalah salah satu masalah di beberapa tempat di sekolah. Sejak Pandemi Covid-19 hingga kini, gerakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun merupakan aktivitas meningkat. Perlu diadakan suatu program pelatihan yang mendukung gerakan ini. Program pembuatan sabun cuci tangan dari bahan alami sangat relevan dengan konsep adiwiyata yang menekankan keberlanjutan, kesadaran lingkungan, dan kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan untuk mendukung keberhasilan program ini adalah dengan pelaksanaan observasi lapangan, studi pustaka, dan wawancara. Hasil kegiatan dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan pemahaman konsep adiwiyata ini, terlaksana cukup secara efektif dan efisien. Sabun cuci tangan cair yang dihasilkan berwarna hijau terang, memiliki wangi sensasi lemon, serta memenuhi standar mutu pH sabun cuci tangan yang telah ditetapkan menurut SNI 2588:2017. Pelatihan pembuatan sabun cuci tangan menjadi solusi mengatasi sanitasi dan menciptakan lingkungan sekolah yang berkelanjutan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Pelatihan pembuatan sabun memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru, siswa dan warga sekolah untuk membuat sabun cuci tangan secara mandiri.
Copyrights © 2023