Acquired Immuno-Deficiency Syndrome merupakan tahap akhir dari penyakit akibat HIV yang disertai dengan penurunan sistem kekebalan tubuh. Infeksi HIV tidak serta merta menunjukkan tanda atau gejala tertentu. Setelah infeksi akut, dimulailah periode tanpa gejala yang dapat berlangsung 8-10 tahun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan modifikasi pre-test and post-test randomized controlled group design. Populasinya adalah seluruh pengunjung ODHIV yang datang berkunjung ke klinik VCT untuk mendapatkan terapi ARV. Kadar atau dosis yang diberikan pada penelitian ini adalah 15 gram yang diseduh dalam 5-7 gelas/hari dan mengandung teaflavin 1.290 mg/hari teaflavin, masing-masing diseduh dalam 200 ml air pada suhu 90 derajat Celcius, hal ini mengacu pada sebelumnya penelitian, (Eric D 2010) berupa pengaruh ekstrak teh hijau terhadap kinerja imun pada orang dewasa dengan mengkonsumsi 2 kapsul/hari, total 900 mg polifenol dan 700 mg EGOG, ini setara dengan 5-7 cangkir /hari. Hasil yang diperoleh berdasarkan tes kadar CD4 menunjukkan perubahan pada kelompok intervensi sebesar 64,22 ± 140,07, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar -14,82 ± 39,29.
Copyrights © 2023