Indonesia adalah negara agraris yang memiliki potensi alam yang mendukung statusnya sebagai negara agraris, dimana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Permasalahan yang selalu dihadapi oleh para petani adalah masalah penyemprotan pada tanaman. Selama ini petani menggunakan sistem penyemprotan pupuk dengan cara manual yang membutuhkan tenaga yang cukup besar dan juga waktu yang cukup lama, sehingga hasil penyemprotan yang dilaksanakan tergantung pada tenaga manusia dan hal ini dirasa kurang efisien. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan inovasi yang salah satunya adalah dengan peran teknologi yaitu pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle, UAV) yang merupakan salah satu pengembangan teknologi pada bidang robot. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan estimasi waktu terbang hexacopter dan mendapatkan analisis konsumsi daya yang diperlukan untuk hexacopter. Metodologi penelitian ini menggunakan pesawat tanpa awak jenis hexacopter dan proses analisanya dengan menggunakan software matlab. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran estimasi perhitungan konsumsi daya baterai dari hexacopter tersebut tanpa membawa beban dan dengan kondisi membawa beban pada berat tertentu, dan hasil perhitungannya adalah saat tanpa beban konsumsi daya baterai yang digunakan 16 Ah didapatkan lama terbangnya 34,41 menit, dan hasil uji lapangannya dengan konsumsi baterai yang sama didapatkan lama terbangnya 34,04 menit, galat antara perhitungan dan uji saat tanpa membawa beban adalah 3,26 menit. Saat kondisi membawa beban 16 kg, konsumsi daya 16 Ah lama terbangnya 15,18 menit, dan hasil uji lapangannya dengan konsumsi baterai yang sama didapatkan lama terbangnya 14,41 menit, galat saat kondisi membawa beban adalah 2,04 menit
Copyrights © 2021