Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
Vol 5, No 3: Juli 2017

PENENTUAN KAPASITAS PEMUTUS TENAGA SISI 20 KV PADA GARDU INDUK SEI. RAYA

Chandra FireraLubis . (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Sep 2017

Abstract

Abstrak – Dalam penyaluran daya listrik sering kali system distribusi mengalami berbagai gangguan seperti hubung – singkat, sambaranpetir, kawat putus dan sebagainya.  Besarnya  arus  gangguan  hubung  singkat yang  mungkin  terjadi didalam suatu  sistem  kelistrikan perlu diketahui sebelum gangguan sesungguhnya terjadi. Hal ini biasanya digunakan untuk perencanaan peralatan proteksi tenaga. Penentuan kapasitas pemutus tenaga sisi20 kV, dapat ditentukan dengan cara menghitung nilai arus gangguan maksimum pada jaringan sistem distribusi tersebut. Arus gangguan yang dihitung yaitu pada gangguan hubung –  singkat 3  fasa.  Berdasarkan arus gangguan hubung singkat 3 fasa maksimum pada busbar20 kV, kapasitas pemutus tenaga PMT 20 kV pada transformator 1 sebesar 9.658193 kA dengan pemilihan PMT yang tersedia dipasaran sebesar 12,5 kA, kapasitas pemutus tenaga PMT 20 kV pada transformator 2 sebesar17,126147 kA dengan pemilihan PMT yang tersedia dipasaran sebesar 20 kA, dan kapasitas pemutus tenaga PMT 20 kV pada transformator 3 sebesar 9.658193 kA dengan pemilihan PMT yang tersedia dipasaran sebesar12,5  kA.  Perbandingan  rating  pemutus  tenaga  (PMT)yang terpasang (existing) lebih besar terhadap hasil pemilihan rating pemutus tenaga (PMT) berdasarkan perhitungan,      sehingga   dapat   disimpulkan   pemutus tenaga penyulang Gardu Induk Sei. Raya (Existing) masih layak digunakan sebagai pemutus tenaga. Kata kunci : Gardu Induk, , MVA hubung Singkat 3 fasa, rating PMT

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

j3eituntan

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Energy Engineering

Description

Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the ...