Penyakit katarak merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya pengeruhan pada lensa mata akibat pengendapan protein di lensa mata. Menurut WHO, diperkirakan 18 juta orang mengalami kebutaan bilateral yang disebabkan oleh katarak. Pada Indonesia, prevalensi katarak masih sangat tinggi dimana secara nasional diketahui prevalensi penderita katarak pada tahun 2007 di kelompok usia 30 tahun sebanyak 1,8%, padahal proporsi penduduk usia >50 tahun sebesar 1,9% dan menyumbang sebanyak 70%–80% gangguan penglihatan di Indonesia. Salah satu faktor risiko katarak adalah paparan radiasi cahaya sinar UV ke lensa mata. Paparan radiasi cahaya dengan intensitas tinggi juga dapat ditemukan di lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian katarak pada para pekerja dengan paparan radiasi UV di lingkungan kerja. Metode penelitian ini menggunakan literature review yang menggunakan data sekunder dari artikel dan literatur terdahulu dengan topik serupa. Hasil kajian literature review menunjukan bahwa adanya pengaruh tingkat paparan radiasi sinar UV terhadap kejadian penyakit katarak. Tingkat paparan sinar ultraviolet dari matahari dapat menimbulkan reaksi kimia dan fisik pada protein dan sel epitel di lensa mata. Reaksi yang terjadi secara terus menerus ini dapat menimbulkan katarak. Beberapa faktor risiko dari katarak diantaranya adalah pekerja, durasi paparan, usia, dan penggunaan pelindung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja yang beraktivitas di luar ruangan lebih berisiko terkena katarak daripada pekerja di luar ruangan.
Copyrights © 2023