Remaja merupakan masa peralihan dimana pada masa tersebut terjadinya perubahan psikologi berupa emosi yang tidak stabil, pada masa tersebut remaja cenderung mengalami stres. Peningkatan stres adalah salah satu masalah yang dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Terganggunya siklus menstruasi dapat mempengaruhi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres terhadap siklus menstruasi di kalangan remaja. Penelitian ini menerapkan studi literatur dengan menggunakan bahan penelitian yang terdapat di database PubMed dan Google Scholar, menggunakan kata kunci “tingkat stress” AND “siklus menstruasi” AND “remaja”. Didapatkan 5 jurnal yang sesuai dengan topik penelitian. Dari lima artikel, terdapat empat artikel yang menemukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stress dan siklus menstruasi pada remaja dengan persentase terbesar yaitu 64% responden mengalami stres ringan dan 67,4% responden memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Pada sebagian besar studi ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan siklus menstruasi pada remaja.
Copyrights © 2023