Swamedikasi (pengobatan sendiri) adalah praktik seseorang untuk memilih dan menggunakan obat untuk mengatasi suatu penyakit atau gejala yang dilakukan tanpa pengawasan dokter. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan pola Swamedikasi pada Mahasiswa Kesehatan di Kota Medan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan metode survei melalui Google Forms untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi dari ketiga Universitas Kesehatan di Kota Medan menunjukkan kategori baik, yaitu sebesar 61% untuk Universitas A, 72% Universitas B, dan 67% Universitas C. Selanjutnya presentase dalam kategori sangat baik, yaitu sebesar 11% untuk Universitas A, 13% Universitas B, dan 12% Universitas C. Kemudian kategori kurang baik meliputi sebesar 26% untuk Universitas A, 15% universitas B, dan 16% universitas C. Kemudian mengenai upaya swamedikasi Mahasiswa dari masing-masing Universitas termasuk dalam kategori baik, yaitu sebesar 56% untuk Universitas A, 56% Universitas B, dan 63% Universitas C. Selanjutnya presentase dalam kategori sangat baik, yaitu sebesar 4% untuk Universitas A, 14% universitas B, dan 5% Universitas C. Kemudian kategori kurang baik meliputi sebesar 36% untuk Universitas A, 24% universitas B, dan 26% universitas C. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Universitas yang memiliki tingkat pengetahuan dan upaya swamedikasi yang paling baik yaitu Universitas B.
Copyrights © 2023