Pelayanan kesehatan yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, dengan kesehatan yang baik akan mampu menjadikan masyarakat mandiri dan mampu menciptakan kesejahteraan bagi dirinya sendiri. Kesehatan merupakan kunci terwujudnya suatu pembangunan, karena dengan memiliki kesehatan yang baik masyarakat dapat bekerja secara optimal dan mampu bersaing dalam mewujudkan suatu pembangunan. Dalam mengukur kualitas jasa pelayanan (service quality) dapat digunakan lima dimensi kualitas jasa, kelima karakteristik dimensi tersebut antara lain adalah bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh faktor petugas sebagai pemberi pelayanan. Setiap Sumber Daya Manusia (SDM Puskesmas) harus mampu memahami bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasiennya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tangible (berwujud), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empati (empathy) dengan kepuasan pasien di Puskesmas Glugur Darat Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, yaitu metode yang didasarkan pada data konkrit. Sampel yang diteliti adalah 270 responden. Uji bivariat menunjukan terdapat hubungan signifikan dari dimensi tangibel dengan p-value 0,003, dimensi realibility denga p-value 0,01, dimensi Responsiveness denga p-value 0,03, dimensi Assurance denga p-value 0,005, dimensi Assurance denga p-value 0,004.
Copyrights © 2023