Servisitis adalah infeksi yang terdapat pada serviks uteri dan dapat menyebar lebih jauhke dalam organ reproduksi wanita lainnya seperti uterus, tuba ovari bahkan ovarium.Servisitis berpotensi terjadi pada setiap wanita karena wanita setiap bulan secara rutinmengalami menstruasi. Hal ini dapat membuat area kewanitaan menjadi cenderunglembab dan rentan terkena terinfeksi. Perilaku vulva hygiene yang kurang baik beresikoterhadap terjadinya servisitis.Metode penulisan yang digunakan menggunakan metode laporan kasus dalam bentukpendokumentasian SOAP. Hasil pengkajian awal data subjektif Ny. X mengeluh perihpada vagina bagian bawah dan perut bagian bawah terasa panas sejak keguguran padatahun 2019. Hasil pemeriksaan fisik palpasi pada abdomen terdapat nyeri tekandisebelah kanan bawah, pada daerah genitalia vulva bagian kanan tampak kemerahan,perih pada bagian rongga vagina bawah dan terdapat lesi dibagian serviks. Analisadidapat Ny. X dengan Servisitis Kronik Non Spesifik. Asuhan yang dilakukan denganmemberikan edukasi salah satunya mengenai personal hygiene, selain itu jugaberkolaborasi dengan dokter untuk pemberian obat-obatan. Kesimpulan Ny. X mengalami servisitis kronik non spesifik dan telah mengikuti rangkaianpengobatan medis dan gejala tertangani. Peran bidan melakukan deteksi dini tanda dangejala servisitis serta upaya pencegahan servisitis. Saran diharapkan ibu tetap menjagapersonal hygiene untuk mencegah terjadinya servisitis.
Copyrights © 2022