Jurnal Kesehatan Siliwangi
Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus epidermidis




Article Info

Publish Date
31 Aug 2023

Abstract

Salah satu bentuk peradangan kulit yang umumnya terjadi pada remaja bahkan orang dewasa dan dapat menurunkan kepercayaan diri yaitu jerawat. Penyebab tumbuhnya jerawat diakibatkan oleh aktivitas kelenjar minyak wajah (sebum) yang berlebih dan diperburuk dengan kontaminasi bakteri, salah satunya Staphylococcus epidermidis. Kejadian jerawat terus meningkat setiap tahunnya dan kondisi ini menjadi dorongan untuk dilakukan pengobatan jerawat menggunakan bahan alam, contohnya daun kelor (Moringa oleifera). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi dan lama waktu kontak dari ekstrak etanol daun kelor sebagai antibakteri dalam menghambat bertumbuhnya S. epidermidis. Metode penelitian yang digunakan dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain penelitian yaitu perbandingan kelompok statis. Penelitian ini menggunakan lima variasi konsentrasi yaitu 1,25%; 2,5%; 5%; 10%; dan 20% serta variasi lama waktu kontak 24 jam dan 48 jam. Sampel yang digunakan berupa ekstrak etanol daun kelor dengan parameter penelitiannya yaitu pertumbuhan S. epidermidis. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan Microsoft Excel, dengan hasil yang diperoleh yaitu konsentrasi ekstrak etanol daun kelor dapat menghambat pertumbuhan S. epidermidis sebesar 20% dengan lama waktu kontak selama 24 jam.Salah satu bentuk peradangan kulit yang umumnya terjadi pada remaja bahkan orang dewasa dan dapat menurunkan kepercayaan diri yaitu jerawat. Penyebab tumbuhnya jerawat diakibatkan oleh aktivitas kelenjar minyak wajah (sebum) yang berlebih dan diperburuk dengan kontaminasi bakteri, salah satunya Staphylococcus epidermidis. Kejadian jerawat terus meningkat setiap tahunnya dan kondisi ini menjadi dorongan untuk dilakukan pengobatan jerawat menggunakan bahan alam, contohnya daun kelor (Moringa oleifera). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi dan lama waktu kontak dari ekstrak etanol daun kelor sebagai antibakteri dalam menghambat bertumbuhnya S. epidermidis. Metode penelitian yang digunakan dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain penelitian yaitu perbandingan kelompok statis. Penelitian ini menggunakan lima variasi konsentrasi yaitu 1,25%; 2,5%; 5%; 10%; dan 20% serta variasi lama waktu kontak 24 jam dan 48 jam. Sampel yang digunakan berupa ekstrak etanol daun kelor dengan parameter penelitiannya yaitu pertumbuhan S. epidermidis. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan Microsoft Excel, dengan hasil yang diperoleh yaitu konsentrasi ekstrak etanol daun kelor dapat menghambat pertumbuhan S. epidermidis sebesar 20% dengan lama waktu kontak selama 24 jam.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jks

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Dentistry Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Kesehatan Siliwangi menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus, pengabdian masyarakat, penelitian kualitatif/dan kuantitatif di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan ...