Teknik aseptik antiseptik didasarkan pada pengandaian bahwa infeksi berasal dari luar,yang kemudian masuk ke dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik aseptik antiseptik petugas kamar operasi dengan risiko infeksi luka operasi pada pasien bedah mayor di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Desain yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif analitik. Subyek penelitian terdiri dari 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling. Hasil penelitian menunjukkan Tindakan teknik aseptik-sebagian besar sesuai dengan prosedur 68 persen. Kemudian kejadian risiko infeksi luka operasi pada pasien bedah mayor yaitu 8 (27 persen) responden. Kemudian hasil uji PLS (partial least squares) didapatkan hubungan yang signifikan antara tindakan aseptik-antiseptik dengan risiko infeksi luka operasi memiliki koefisien jalur sebesar minus 0,361. Dimana hubungan nya adalah signifikan (t sebesar 1,279 dan p sebesar 0,006).
Copyrights © 2018