Globalisasi yang terjadi di dunia saat ini membuat suatu negara memiliki kemudahan akses dalam menjalin sebuah kerjasama, termasuk dalam investasi asing langsung. Aliran FDI ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia dapat membantu mengurangi angka kesenjangan yang tinggi mengingat adanya transfer pengetahuan dan teknologi, hingga membantu percepatan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel makroekonomi terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia. Alat analisis yang digunakan adalah Auto Regressive Distributed Lag (ARDL) untuk melihat estimasi jangka panjang dan estimasi jangka pendek pada permodelan menurut optimum lag 1, 0, 2, 0, 2, 0 yang telah diuji sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurs, inflasi, dan pdb berpengaruh negative dan signifikan terhadap FDI. Sedangkan ekspor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI. Adapun suku bunga internasional (libor) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pergerakan FDI di Indonesia.
Copyrights © 2023