Imam Al-Ghazali memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perjalanan sejarah umat Islam, khususnya ketika beliau tidak sependapat dengan pandangan kaum filosof yang menyatakan bahwa sejatinya filsafat bukanlah bersumber dari ajaran Islam melainkan kelanjutan dari pandangan orang-orang Yunani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian biografi, yakni dengan melakukan pendekatan dan juga pemahaman biografi seseorang dari ia hidup sampai ia meninggal atau meski ia sudah meninggal. Penelitian ini mengharuskan si peneliti untuk mengetahui keseluruhan latar belakang kehidupan tokoh yang diteliti mulai dia lahir sampai meninggal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya jalan untuk menuju Tuhan dalam pandangan Imam Al-Ghazali tidak dapat dilalui melaui jalan filsafat, melainkan melalui jalannya kaum sufi, yaitu tasawuf. Akal yang dijadikan landasan utama para filosof memiliki keterbatasan dalam geraknya, dimana tidak menembus dimensi ketuhanan, berbeda halnya dengan hati yang digunakan kaum sufi yang dapat menembus dimensi ketuhanan
Copyrights © 2023