Kemasan mempunyai arti yang sangat penting karena kemasan tidak hanya digunakan sebagai pelindung terhadap isi produk saja tetapi juga digunakan untuk menyenangkan dan memikat hati konsumen. Susetyarsi (2012). Jenis-jenis kemasan yang sering digunakan berupa kertas nasi maupun Styrofoam. Styrofoam merupakan pengemasan makanan yang murah dengan bahan PE (Polystyrene). Bahan PE (Polystyrene) mengandung bahan kimia yang sulit dicerna yaitu Benzen. Penggunaan Styrofoam menjadi media bungkus makanan memiliki dampak yang negatif bagi kesehatan tubuh. Styrofoam juga memiliki kandungan plastik yang sulit untuk di uraikan sehingga penggunaan Styrofoam sebagai kemasan sekali pakai dinilai kurang baik bagi kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah dengan penyebaran angket berupa kuesioner dengan menggunakan gform. Hasil penelitian menunjukkan sekitar hampir 25 orang membungkus makanan dengan menggunakan Styrofoam dan kurang dari 5 orang menggunakan kotak makan dalam membungkus makanannya. Hal tersebut menunjukkan betapa masih sedikit mahasiswa yang paham dengan bahaya penggunaan kemasan sekali pakai Styrofoam bagi kesehatan tubuh dan lingkungan. Diharapkan mahasiswa ITERA dapat lebih peduli dengan kesehatan tubuh dan lingkungan dari penggunaan kemasan sekali pakai berupa Styrofoam.
Copyrights © 2023