Mengelola keuangan bagi sebagian pelaku bisnis, merupakan kegiatan yang dilakukan setiap hari. Namun ternyata masih belum banyak yang mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Pengelolaan keuangan yang banyak diketahui hanyalah sebatas kas masuk dan keluar, oleh karena itu pengelolaan keuangan yang didalamnya melibatkan hal-hal yang sangat riskan pun perlu diketahui. Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Balairejo merupakan mitra kegiatan pengadian, dimana permasalah mitra adalah perlunya pelatihan untuk ibu-ibu KWT dalam mengelola keuangan yang efektif dan efisien dikarenakan keterbatsan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan dalam program KWT dan rumitnya dalam melakukan pencatatan keuangan dengan benar menjadi kendala yang dihadapi oleh ibu-ibu KWT. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar ibu-ibu kWT dapat mengelola keuangan di dalam program KWT tersebut. Kegiatan PKM ini yaitu memberikan pelatihan pengelolaan keuangan dengan materi berupa beberapa tips dalam mengelola keuangan. Pelaksanaan kegiatan PKM menggunakan metode pendekatan institusional dan pendekatan partisipatif dengan cara melakukan diskusi, pemberian sosialisasi terhadap IPTEK, pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM menunjukkan bahwa pelatihan pengelolaan keuangan dapat diterima dengan sangat baik dan diterapkan oleh peserta di desa balairejo khususnya ibu-ibu KWT. Dari hasil kegiatan PKM ini diharapkan program KWT dapat berjalan efektif dan efisien dalam mengelola keuangan dan menghasilkan pendapatan.
Copyrights © 2022