Kasus pencurian barang berharga semakin meningkat, untuk mengantisipasi hal tersebut di butuhkan sebuah perangkat keamanan yang terintergrasi di ataranya adalah lemari. Lemari yang ada pada umumnya memiliki sistem keamanan dan tidak praktis. Untuk itu diperlukan sebuah sistem keamanan lemari yang sederhana, praktis dan efektif, sehingga memudahkan pengguna untuk menciptakan kondisi aman pada saat meninggalkan barang berharga di lemarinya, penulis mempunyai gagasan untuk menghasilkan alat lemari keamanan berbasis teknologi Radio frequency identification dan penggunaan rfid tag sebagai kunci selenoid lock door sebagai pengunci. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi kepustakaan, dokumentasi serta studi literatur jurnal yang berkaitan dengan masalah yang dibahas. Metode SDLC system devlopmen life cycle yang dimana metode ini berfungsi mengembangkan, memelihara dan mengunakan system yang mencakup sejumlah fase atau tahapan. Metode swot digunakan untuk menganalisa System. Kunci lemari di buat dengan menggunakan rfid tag dan reader, arduino uno, relay, selenoid lock door, untuk mengunci lemari. Selenoid lock door akan terbuka jika kartu yang di deteksi telah terdaftar.
Copyrights © 2022