Peningkatan angka kejadian kanker payudara pada wanita terjadi karena kurangnya pengetahuan serta kurangnya informasi dan terlambatnya penderita mendatangi pelayanan kesehatan untuk mendeteksi dan melakukan pengobatan. Salah satunya adalah pengetahuan mengenai SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri. Dengan melakukan SADARI, diharapkan para wanita mengetahui lebih dini mengenai kelainan pada payudaranya. Masalah yang ditemukan pada remaja putri di Asrama St.Maria Kelayan adalah: 100% remaja putri belum memahami prosedur dilakukannya SADARI dan remaja putri tidak memiliki akses memadai menuju pelayanan kesehatan dalam menjelaskan pentingnya perilaku SADARI. Solusi yang ditawarkan adalah mengubah perilaku dengan pemberian penyuluhan kesehatan terkait SADARI. Hasil dari kegiatan ini didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan terkait SADARI pada remaja putri hingga diatas 80% sehingga, target yang diharapkan dari kegiatan pendidikan kesehatan tercapai.
Copyrights © 2020