Koro benguk ialah tanaman tropis yang banyak terdapat di seluruh Indonesia, namun pemanfaatannya masih terbatas. Kegunaan tanaman ini antara lain antibakteri, asam urat, kanker, diabetes, batu ginjal, dan lain-lain, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang tingkat keamanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung nilai LD50 dari senyawa yang dapat diketahui dalam waktu 24 jam setelah diberi dosis tunggal. Pemberian fraksi n-Heksan koro benguk dilakukan secara oral pada mencit dimana terdapat 4 kelompok yaitu kelompok 1 diberi CMC-Na sebagai kontrol, kelompok II dosis 2000 mg/kgBB, kelompok III 2500 mg/KgBB dan kelompok IV 3200 mg/KgBB. Hasil studi memperlihatkan fraksi n-Heksan koro benguk (“Mucuna pruriens L.”) menimbulkan efek toksik pada dosis 2500 mg/KgBB dan dosis 3200 mg/KgBB terdapat 1 hewan uji yang mati. Hasil perhitungan LD50 adalah 3688,077 mg/kg BB masuk golongan toksik sedang dengan gejala yang muncul ialah mencit jadi pasif, serta diare.
Copyrights © 2022