Hipertensi masih menjadi salah satu penyakit yang prevalensinya mengalami peningkatan. Hipertensi bisa menyebabkan timbulnya faktor risiko penyakit lain seperti jantung, gagal ginjal, stroke dan diabetes. Oleh karenaitu, diperlukan upaya penanganan tekanan darah secara tepat untuk menunda dan menghambat terjadinyakomplikasi. Salah satu cara untuk mengontrol hipertensi adalah pemberian terapi obat hipertensi yang tepat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat hipertensi pada pasien peserta BPJS diRumah Sakit UNS Sukoharjo pada periode Juni sampai Desember 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 636pasien. Data diambil secara retrospektif dan dianalisa secara dekskriptif yang diambil dari rekam medis pasien diRS UNS Sukoharjo. Data yang diambil dari rekam medis pasien ini meliputi jenis kelamin, usia, derajat hipertensi,diagnosa, golongan dan jenis obat hipertensi. Analisa data yang digunakan adalah univariat dengan data disajikandalam bentuk narasi, tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menggunakan 250 sampel,didapatkan hasil klasifikasi hipertensi terbanyak adalah pre-hipertensi (37,6%) dengan penyakit penyertaterbanyak yaitu jantung (35,2%). Pola peresepan paling banyak adalah penggunaan politerapi (84%) dibandingkanmonoterapi (16%). Golongan obat hipertensi yang paling banyak digunakan adalah CCB (29,3%) dan jenis obathipertensi paling banyak digunakan adalah Captopril (24,4%).
Copyrights © 2023