Unsur karbon didalam besi cor nodular, sebagian besar terbentuk menjadi grafit bulat, dimana pembulatan ini dapat terjadi bila didalam material terkandung unsur sulfur (S) sebanyak maksimum 0.01% 3] serta unsur magnesium (Mg) sebanyak 0.02%-0.05%. Dengan demikian pada proses produksi besi cor nodular disyaratkan penggunaan bahan baku dengan kandungan S rendah. Konsentrasi Mg didalam cairan dikenal dengan Mg-rest, akan menurun sebagai akibat dari reaksi-reaksinya dengan sisa sulfur, oksigen maupun lining berbasis silika. Penurunan konsentrasi Mg-rest akan berakibat terhadap pemudaran grafit bulat yang secara langsung akan menurunkan mampu tarik material, sehingga penahanan cairan besi cor nodular didalam ladel penuang pada penuangan jumlah banyak dibatasi oleh waktu dimana pemudaran grafit bulat masih memenuhi syarat mampu tarik material tersebut.
Copyrights © 2011