Jurnal Foundry
Vol. 1 No. 2 (2011): JURNAL FOUNDRY

STUDI DEVIASI DARI HUKUM HOOKEPADA BESI COR NODULAR FERITIK DAN PERLITIK

Agus Yulianto (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
18 Feb 2022

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi: pengujian tarik, kekerasan, struktur mikro dan komposisi kimia adalah untuk mengetahui kekuatan tarik dan batas penyimpangan dari teori hukum Hooke pada pengujian tarik, harga kekerasan, struktur mikro dan komposisi kimia dari besi cor nodular sebelum annealing dan setelah annealing. Produk pengecoran tersebut spesimen dari besi cor nodular dibuat dengan rincian sebagai berikut (untuk pengujian sebelum dan sesudah annealing), yaitu: benda uji tarik 3 buah, benda uji struktur mikro 1 buah, benda uji kekerasan 1 buah dan benda uji tanpa heat treatment (benda uji komposisi kimia 1 buah). Dari hasil penelitian diperoleh beberapa hasil kesimpulan. Dari pengujian struktur mikro pada spesimen sebelum annealing memiliki perlit yang lebih banyak yang menyebabkan kekerasan dan kekuatan tarik yang lebih tinggi. Sedangkan pada spesimen sesudah annealing memiliki ferit dan grafit yang lebih banyak tetapi perlit lebih sedikit sehingga terjadi penurunan kekerasan dan kekuatan tarik. Dari data hasil pengujian kekerasan didapat nilai kekerasan rata-rata spesimen sebelum annealing sebesar 170 kg/mm2 dan setelah di annealing sebesar 150,3 kg/mm2. Dari hasil uji tarik diperoleh berdasarkan data dari uji tarik menunjukkan bahwa Berdasarkan data dari uji tarik menunjukkan bahwa nilai kekuatan tarik rata-rata antara spesimen sebelum dan sesudah annealing mengalami penurunan yaitu dari 380,93 N/mm2 menjadi 346,54 N/mm2. Setelah terjadi tegangan luluh yang harganya 315,65 N/mm2 pada spesimen sebelum annealing 295,72 N/mm2 setelah annealing Hukum Hooke tidak berlaku lagi karena penambahan tegangan tidak sebanding dengan pertambahan regangannya maka terjadi penyimpangan atau deviasi dari Hukum Hooke. Dari pengujian komposisi kimia didapat hasil sebagai berikut :Fe = 87,63 %; C = 3,51 %, Si =2,116 %; Mn = 0,256 %, P = 0,029 %, Cu = 0,013 %, Ni = 0,018 % dan Mg = 0,038 %. Dari hasil pengujian komposisi kimia tersebut dapat diketahui bahwa benda uji tersebut termasuk dalam besi cor nodular.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

Foundry

Publisher

Subject

Engineering Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering

Description

JURNAL FOUNDRY merupakan media berkala yang memuat beberapa artikel ilmiah dan sudah melalui proses peninjauan dari ahli dibidangnya, yang mulai terbit tahun 2011. JURNAL FOUNDRY menerbitkan makalah dari penelitian eksperimental, kajian ataureview, studi analitis-teoritis, studi terapan, dan ...