Peningkatan pengetahuan berperilaku sehat dalam lingkup keluarga menjadi sumber utama kehidupan dan apotek hidup, maka harus dilakukan pengembangan dengan intensif. Teknologi sederhana yang bisa diterapkan supaya mennghadirkan berbagai manfaat secara luas buat warga tak cuma pada proses kemandirian pangan namun pun bisa difokuskan menuju kemandirian kesehatan lewat tahapan perkembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tujuan riset ini adalah guna melakukan analisisi penerapan pemberdayaan kader TOGA dalam peningkatan perilaku sehat. Metode penelitian studi deskriptif kualitatif untuk dilakukannya strategi dalam pemberdayaan kader tanaman obat keluarga dalam peningkatan perilaku sehat terutama bagi masyarakat. Hasil pengambilan data yakni wawancara terstruktur observasi, serta dokumentasi. Jumlah responden yaitu 6 responden dengan lokasi penelitian di Desa watubelah. Berdasarkan hasil eksplorasi pemberdayaan kader tanaman obat keluarga dideskripsikan dalam tema komponen komunitas dan komponen individu diantaranya yaitu: Keaktifan dan kekompakan masyarakat, kesadaran Masyarakat, Keaktifan Kader, pengelolaan tanaman yang baik dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. New insight, yaitu perlu adanya keaktifan dan kekompakan masyarakat dalam melaksanakan setiap kegiatan yang diselenggarakan terutama mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga, kesadaran masyarakat dalam peningkatan perilaku hidup sehat dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga, keaktifan kader untuk mendukung dan mendorong masyarakat dalam melakukan meningkatkan perilaku sehat dengan pemanfaatan TOGA.
Copyrights © 2024