Hipertensi termasuk dalam penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di dunia yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah. Pemicu tekanan darah tinggi dapat terjadi karena kelelahan, kurang istirahat, konsumsi kafein, kondisi yang mengganggu pikiran hingga stres, dan panic. Relaksasi merupakan suatu teknik untuk mengurangi ketegangan dalam menghadapi masalah. Relaksasi dapat dilakukan dengan duduk santai mendengarkan musik. Musik memiliki 3 komponen penting yaitu beat, ritme, dan harmoni. Melihat masalah yang ada maka penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian terapi musik panting terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas cempaka putih Banjarmasin. Penelitian kuantitatif ini menggunaan desain pre-experimen. Sampel berjumlah 30 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diambil dengan pengukuran tekanan darah selama 5 hari menggunakan sphygmomanometer serta dianalisa dengan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien hipertensi berjenis kelamin perempuan sebesar 80% dan berusia 56-65 tahun sebesar 50%. Dari hasil uji statistik Wilcoxon pre-posttest dapat disimpulkan mendapatkan hasil signifikan <0.000 yang artinya ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah pemberian terapi musik panting terhadap penurunan tekanan darah. Simpulan dalam penelitian ini adalah terapi musik panting efektif terhadap penurunan tekanan darah pada responden hipertensi yang dilakukan selama 3 kali dalam 5 hari dengan durasi 17 menit disertai dengan minum obat hipertensi.
Copyrights © 2024