Masa yang tepat untuk menyadari pentingnya memiliki individu yang berkualitas dan sehat saat memilih kualitas sumber daya manusia merupakan usia sekolah salah satunya kesehatan gigi serta mulut. Peneliti menggunakan metode permainan simulasi media bermain puzzle untuk menyampaikan pendidikan kesehatan dan menilai tingkat pengetahuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi dampak pendidikan kesehatan melalui media Puzzle Gimul terhadap pengetahuan anak tentang personal hygiene pada kasus gigi dan mulut di SD Negeri 2 Samudra Kulon. Metode yang dipakai termasuk kuasi eksperimen melalui pendekatan kuantitatif. One Group Pretest-Postest Without Control Design dengan memberikan pretest serta posttest sebelum dan sesudah dikenakan perlakuan pada satu kelompok. Populasi pada penelitian ini adalah kelas 3 sampai 6 SDN 02 Samudra Kulon Berdasarkan hasil yang diterima atas “Uji Statistik” bisa ditentukan jika Asymp. sig. (2-tailed) memiliki nilai 0,001. Nilai ini lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 sehingga hipotesis disetujui. Kesimpulan hasil penelitian tersebut diperolehnya dampak intervensi puzzle gimul pada pengetahuan personal hygiene gigi dan mulut anak dibuktikan hasil nilai berdasarkan ouput “Test Statistic” yang berarti terdapat ketidaksamaan antara hasil bermain puzzle gimul pada Pre-Test dan Post-Test, makanya ditemukan pengaruh penggunaan metode bermain puzzle gimul.
Copyrights © 2024