Ekosistem mangrove di wilayah pesisir Biak Timur memiliki luas secara keseluruhan 144,81 Ha, dimana kerapatan jarang 89,64 Ha, kerapatan sedang 26,19 Ha dan kerapatan padat 28,98 Ha. Kondisi mangrove di wilayah pesisir timur Pulau Biak (Distrik Biak Timur dan Distrik Oridek) berada dalam kondisi rusak sekitar 61,90% dan kondisi baik sekitar 38,10%. Kondisi mangrove yang rusak yang ditandai dengan kerapatan mangrove yang jarang. Kondisi hutan mangrove di Biak Timur mengalami penurunan luas yang cukup signifikan sebagai akibat konversi menjadi lahan pemukiman dan pembangunan. Akibatnya terlihat adanya degradasi yang cukup serius terjadi pada hutan mangrove di kawasan ini terutama yang dekat dengan pemukiman penduduk. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis tingkat partisipasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan hutan mangrove di Biak Timur Kabupaten Biak Numfor. Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove dianalisis menggunakan skala likert, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove menggunakan analisis diskriminan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove pada kategori sedang dengan jumlah sebesar 49,154%. Variabel yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove adalah variabel lama pendidikan.
Copyrights © 2024