Bergotong royong adalah prinsip budaya yang mendalam dalam masyarakat Indonesia, menekankan kolaborasi dan kebersamaan. Dalam konteks pendidikan, kerjasama siswa adalah aspek kunci dalam mengembangkan keterampilan sosial mereka. Penelitian ini fokus pada peran bergotong royong dalam meningkatkan kerjasama siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 7 Kedungpring. Melalui pendekatan kualitatif, praktik bergotong royong telah diintegrasikan dalam kurikulum dan aktivitas ekstrakurikuler di sekolah ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang pentingnya bekerja sama dalam tim melalui praktik bergotong royong di sekolah. Dukungan kuat dari guru dan kepala sekolah menjadi faktor penting dalam kesuksesan ini. Selain itu, siswa juga mengembangkan keterampilan berkomunikasi dan berkolaborasi yang esensial. Rekomendasi praktis termasuk terus mendorong integrasi bergotong royong dalam kurikulum, memberikan pelatihan kepada guru, dan melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan terkait aktivitas bergotong royong. Temuan ini memberikan panduan berharga bagi SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring dan memiliki implikasi teoretis dalam mendukung pentingnya kolaborasi sosial dalam pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting bagi pendidik dan peneliti dalam upaya meningkatkan kerjasama siswa melalui praktik bergotong royong di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2022