Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan kreativitas dan berpikir kritis dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ngadiluwih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metode utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pengembangan kreativitas siswa dapat ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan berpikir divergen. Faktor lingkungan, dukungan guru, dan strategi pengajaran yang efektif juga berperan penting dalam pengembangan ini. Selain itu, perubahan konteks sosial dan teknologi memengaruhi pendekatan pembelajaran PPKn. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengisi kekosongan pengetahuan dalam pengembangan kreativitas dan berpikir kritis dalam PPKn di SMP PGRI Ngadiluwih. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan kurikulum dan strategi pengajaran, membentuk generasi muda yang kompeten dalam nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan serta memiliki kemampuan berpikir kritis yang kuat, sesuai dengan tuntutan pendidikan modern dan perubahan sosial yang terus berlangsung.
Copyrights © 2023