Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran bergotong royong dalam meningkatkan keharmonisan siswa di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Plus Mojokerto. Dengan mengadopsi pendekatan penelitian kualitatif jenis studi kasus, kami mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen selama periode penelitian enam bulan. Hasil utama penelitian ini mengungkapkan bahwa bergotong royong memiliki peran yang signifikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis. Aktivitas bergotong royong, seperti membersihkan lingkungan sekolah dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial bersama, secara positif mempengaruhi interaksi sosial siswa. Nilai-nilai Islam yang diajarkan dalam konteks aktivitas bergotong royong juga berkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang harmonis. Selain itu, faktor-faktor pendukung, seperti keterlibatan staf sekolah dan dukungan orang tua, memperkuat peran bergotong royong dalam meningkatkan keharmonisan. Hubungan antara keharmonisan siswa dan kinerja akademik juga ditemukan dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan pendidikan berbasis agama dengan memasukkan peran bergotong royong dalam kurikulum dapat efektif dalam mempromosikan keharmonisan siswa di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Plus Mojokerto serta institusi serupa. Implikasi teoritis dan praktis dari penelitian ini mendorong pengembangan karakter siswa yang lebih holistik dan kuat.
Copyrights © 2023