Proses Permesinan merupakan proses manufaktur dimana benda kerja dibentuk dengan cara membuang atau menghilangkan sebagian material dari benda kerjanya untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan tujuan digunakan proses permesinan adalah untuk mendapatkan akurasi atau hasil yang lebih baik dibanding proses yang lain. Keausan matapahat merupakan hal yang harus diperhatikan dalam proses pembubutan keausan mata pahat disebab adanya gesekan antara pahat dengan geram yang dihasilkan, dengan begitu keausan akan ditimbulkan dalam setiap pemotongan benda kerja tergantung kekerasan benda kerja yang dipakai karna pada dasarnya kerasnya benda kerja juga dapat mempengaruhi pemotongan atau akan menyebabkan keausan pada mata pahat yang digunakan. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen benda uji yang digunakan adalah Baja AISI 4340 dipotong dengan pemotongan 150 mm pada tiap pemotongannya dengan memvariasikan 5 feeding berbeda yaitu 0,1 mm/rev, 0,15 mm/rev, 0,2 mm/rev 0,25 mm/rev, 0,3 mm/rev dengan kedalaman potong 1 mm untuk melihat tingkat keausan pahat menggunakan mikroskop dino lite. Hasil analisa data bahwa semakin tinggi feeding yang digunakan maka semakin rendah tingkat keausan pada pahat sebaliknya semakin rendah feedingĀ maka semakin tinggi tingkat keausan pahatnya penelitian ini menunjukan bahwa feeding sangat berpengaruh pada tingkat keausan pahat.
Copyrights © 2023