PT. Varem Sawit Cemerlang (PT.VSC) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan buah kelapa sawit dengan kapasitas 35 ton/jam, pada PT.VSC Stasiun yang sangat minim perhatian adalah stasiun kernel sehingga sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan kerugian serta tidak efektif nya aktivitas produksi. Stasiun kernel terdiri dari beberapa mesin diantaranya cake bracker conveyor (CBC), depericarper, nut sillo, ripple mill, claybatch, dan kernel sillo yang merupakan mesin vital pada rantai produksi stasiun kernel. Tingginya delay timed dan Downtime serta tidak maksimalnya performance menyebabkan terganggunya aktivitas produksi serta kerugian bagi perusahaan.Tujuan dilakukan penelitian ini ialah menganalisa proses aktivitas produksi dengan menggunakan metode Overall Equipment effectiveness (OEE). Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai OEE pada stasiun kernel dengan Avaibility 94,8% kemudian Performance 88,9% dan Quality 88,7% dengan nilai OEE 74,7% dan dari hasil analisa mesin yang mengalami kendala paling tinggi ialah Nut sillo dan mesin riplle mill sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa stasiun kernel masih berada di bawah standar yang diinginkan perusahaan yaitu dengan nilai OEE 80% dan berada jauh di bawah standar internasional yaitu 85% sehingga stasiun kernel perlu melakukan perbaikan terutama pada Nut sillo dan Riplle mill, dan juga terutama pada faktor Performance dan Quality yang menjadi prioritas perbaikan nilai OEE.
Copyrights © 2022