Tanah merupakan material yang paling banyak digunakan dalam pembangunan suatu konstruksi, seperti tanah timbunan, bendungan urugan, tanggul sungai, dan timbunan badan jalan. Akan tetapi tidak semua tanah dapat digunakan sebagai bahan konstruksi, tanah haruslah bersifat keras sehingga sesuai dengan persyaratan teknis, apabila tanah tersebut tidak memenuhi persyaratan, maka tanah tersebut perlu di stabilisasi. Stabilisasi yang bisa digunakan adalah compaction dan bahan pencampuran (admixture). Pada penelitian ini digunakan bahan campuran kapur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kuat daya dukung tanah yang dicampur dengan kapur dengan melakukan uji UCT (Unconfined Compression Test). Tanah lempung pada penelitian ini termasuk pada tanah lempung anorganik dengan kadar air 40,49 %, berat spesifik 2,66%, batas cair 51,92% dan indeks plastisitas 27,58%, dan untuk pengujian kuat tekan bebas nilai kuat tekan tanah (qu) asli sebesar 1,365 gr/cm², sedangkan pada tanah remoulded (qu) sebesar 0,492 gr/cm². Dengan penambahan kapur dalam waktu pemeraman 1 hari (curing time) dapat menurunkan batas cair menjadi 45,31% dan indeks plastisitas 13,38%. Sedangkan nilai kuat tekan (qu) yang paling maksimum pada penambahan kapur 10% (1,66 gr/cm²).
Copyrights © 2021