Pusat konvensi dan eksibisi merupakan Gedung yang dapat mewadahi sebuah kegiatan pertemuan dan pameran yang melibatkan banyak orang di dalamnya. Meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi meeting, incentice, conference, exhibition (MICE). Gaya Arsitektur Kontemporer merupakan salah satu pendekatan pada rancangan bangunan convention and exhibition center karena menampilkan bentuk yang unik, menarik dan sangat kompleks. Tujuan utama penelitian ini untuk menganalisis penerapan gaya arsitektur kontemporer pada convention and exhibition center, serta mengetahui karakteristik gaya arsitektur kontemporer. Metode penelitian menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan Komparasi. Data diperoleh dari sumber sekunder berupa literatur dan informasi dari berbagai media. Analisa dilakukan dengan menilai batasan-batasan arsitektur kontemporer pada objek pengamatan. Hasil penelitian menunjukan dua bangunan yang diamati (Museum Jewish, Berlin dan Museum Tsunami Aceh ) memiliki perbedaan pada penerapan gaya dan karakter arsitektur kontemporer
Copyrights © 2023