Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, karena tingginya angka kematian yang ada. Diare disebabkan oleh mikroorganisme patogen seperti bakteri Escherichia coli. Tanaman yang berpotens sebagai antidiare antara lain tanaman kelor dan kemuning kerena memiliki senyawa seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kelor dan kemuning memiliki kandungan senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 1:1, 1:2, dan 2:1 dengan kontrol positif kloramphenikol dan kontrol negative DMSO 5%. Hasil uji aktivitas antibakteri tidak terbentuik zona hambat pada kontrol negatif, sedangkan kontrol positif 34,50 mm. perbandingan 1:1 sebesar 14,2 mm pada perbandingan 1: 2 sebesar 12,00 mm pada perbandingan 2:1 sebesar 13,5 mm dan semua memiliki kategori zona hambat kuat. Kata kunci: Antidiare, Daun Kelor dan Daun Kemuning, Escherichia coli
Copyrights © 2022