ABSTRAK Dispepsia merupakan salah satu masalah pencernaan yang paling umum ditemukan di masyarakat. Gejala yang dirasakan seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, nafsu makan berkurang, sendawa dan rasa cepat kenyang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat dispepsia pada pasien rawat jalan tahun 2017-2018 di Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manap Kota Jambi berdasarkan nama obat, jumlah obat perpasien, bentuk sediaan dan golongan obat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan studi evaluasi pada data retrospektif dilakukan pada bulan Agustus 2019, data diperoleh dari rekam medik pasien dispepsia rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manap Kota Jambi tahun 2017-2018 dengan metode purposive sampling. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk persentase, nilai rata-rata dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 76 pasien tahun 2017 dan 81 pasien tahun 2018. Penyakit dispepsia paling banyak terjadi pada perempuan (69,74%) tahun 2017, (69,14%) tahun 2018 dan pada usia 45-60 tahun (43,42%) tahun 2017, (44,44%) tahun 2018. Sediaan obat yang paling banyak digunakan tablet (65,97%) tahun 2017, (66,10%) tahun 2018. Berdasarkan golongan obat Pump Proton Inhibitor (Lansoprazole, Omeprazole) 50,66% tahun 2017, 48,28% tahun 2018 yang paling banyak digunakan untuk pengobatan dispepsia dengan manifestasi klinik yang paling banyak ditemukan yaitu nyeri epigastrium 27,63% tahun 2017, 23,46% tahun 2018.
Copyrights © 2020