Kajian mengeksplorasi apakah variabel internal emiten yang terdiri dari ROE, ROA, DER, DAR memiliki pengaruh terhadap tingkat underpricing saham IPO periode 2021 sampai 2022. Pendekatan uji hipotesis, diawali lolos uji asumsi klasik dan regresi berganda. Basis data sekunder didapat dari Indonesia Stock Exchange sejumlah 112 populasi dan ditetapkan 75 sampel digunakan dengan kriteria. Hasil kajian ada dugaan DAR secara parsial memiliki pengaruh terhadap underpricing. Tiga variabel lain tidak memiliki pengaruh terhadap underpricing, begitupun secara simultan tidak memiliki pengaruh terhadap underpricing. Ada dugaan DAR berpengaruh terhadap underpricing saham terjadi dikarenakan publik percaya dan memanfaatkan informasi tersebut dalam membeli saham IPO sehingga terjadi underpricing. Meskipun beragam hasil kajian mengenai variabel ROE, ROA, DER, DAR, nyatanya kajian ini secara empiris hanya DAR yang memiliki pengaruh terhadap underpricing. Kajian diharapkan berkontribusi secara empiris bagi emiten dan peneliti kedepannya agar menjadi rekomendasi untuk terus melakukan kajian, dan perbaikan khususnya pada variabel internal emiten dan underpricing.
Copyrights © 2023