Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian penyakit menular di dunia. Di Indonesia, prevalensi ISPA tinggi di berbagai kelompok umur. ISPA menjadi penyakit yang ada diurutan pertama pada kunjungan wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Balita merupakan usia yang rentan terkena penyakit ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan berat badan lahir dengan kejadian ISPA pada balita. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita usia 12-59 bulan. Perhitungan besar sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan jumlah sampel pada penlitian adalah 83 responden, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi Square pada tingkat kepercayaan 95% (p?0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p=0,014 dan terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p=0,013. Ibu balita diharapkan untuk senantiasa menjaga lingkungan yang bersih dan memastikan status gizi balita tetap optimal dengan memberikan asupan makanan yang seimbang agar tubuh balita dapat terlindungi secara efektif dari risiko ISPA.
Copyrights © 2023