Kombinasi beberapa obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 selama terapi dapat memicu timbulnya masalah interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi terjadinya interaksi antara obat antidiabetik dan obat antibiotik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit AR Bunda Prabumulih. Data diambil secara retrospektif melalui pengkajian resep secara klinis pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang menggunakan obat Diabetes Melitus (DM) oral. Analisis data hubungan usia, jenis kelamin, penyakit penyerta dengan penggunaan obat DM tipe 2, antibiotik, dan interaksi obat menggunakan metode Chi-square. Hasil penelitian ditemukan 9 pasien (25%) yang berpotensi mengalami kejadian interaksi obat. Interaksi obat yang paling berpotensi adalah interaksi antara obat glimepirid dan metformin dengan antibiotik levofloxacin yaitu sebanyak 8 pasien (22,2%). Hasil analisis yang dilakukan menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, penyakit penyerta dengan penggunaan obat DM tipe 2, antibiotik, dan interaksi obat (p> 0,05).
Copyrights © 2023