Analisis kinerja keuangan merupakan aspek kunci dalam meningkatkan fleksibilitas keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai entitas ekonomi di tingkat desa. BUMDes perlu beradaptasi dengan perubahan kondisi keuangan dan bisnis yang mungkin tidak terduga. Fokus pada beberapa faktor kunci dalam analisis keuangan, seperti likuiditas, arus kas, profitabilitas, dan kinerja historis, menjadi poin penting. Faktor-faktor seperti struktur modal, tingkat hutang, dan kinerja operasional berdampak signifikan pada fleksibilitas keuangan BUMDes. Melalui analisis kinerja keuangan yang komprehensif, BUMDes dapat memitigasi risiko, merencanakan langkah-langkah yang lebih baik, dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Langkah-langkah ini mendukung pencapaian tujuan BUMDes untuk memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat desa. Hal ini tak terkecuali bagi BUMDes Padang Bulia. BUMDes Padang Bulia merupakan BUMDes yang memiliki potensi yang signifikan dan dapat dikembangkan serta dikelola untuk manfaat penduduk desa sehingga perlu diadakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan tentang peningkatan fleksibilitas keuangan melalui analisis kinerja keuangan BUMDes. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode FGD (Focus Group Discussion). Kemudian tim pengabdian kepada masyarakat mengadakan pendampingan dalam bentuk sosialisasi kepada BUMDes Padang Bulia. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat respon yang baik dari peserta dibuktikan dengan jawaban pada kuesioner evaluasi kegiatan.
Copyrights © 2023