Perkembangan masyarakat informasi yang pesat menuntut perguruan tinggi untuk melakukan pembukaan diri kepada publik, baik itu share holder perguruan tinggi atau civitas akademika. Informasi kegiatan dan prestasi yang diraih merupakan aset berharga untuk bisa meningkatkan nilai perguruan tinggi di mata konsumen dan calon konsumen. Media sosial telah berkembang dengan pesat seiring dengan penetrasi perangkat bergerak pintar dan terjangkaunya paket komunikasi dan data di Indonesia. Penulis mencoba melakukan evaluasi terhadap strategi kampanye pemasaran perguruan tinggi yang telah dan sedang dilakukan oleh STMIK Jenderal Achmad Yani untuk kemudian merumuskan usulan-usulan yang baik dengan berdasarkan pada teori marketing media sosial kepada manajemen dan juga tim pemasar. Metode pengamatan dilakukan pada kanal media sosial yang digunakan dan strategi ROI yang dilakukan. Pengamatan menggunakan beberapa fitur internal media sosial yang telah tersedia (contohnya Facebook Insight) dan juga beberapa perangkat lunak diluar media sosial untuk mengetahui sejauh mana tingkat efektifitas dari marketing media sosial yang telah dilakukan.
Copyrights © 2012