Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai bentuk media pembelajaran seperti buku (ebook), lembar kerja, game, multimedia interaktif, audio, film dan lain-lain. Film animasi sebagai media pembelajaran cukup berhasil untuk meningkatkan ketertarikan belajar, pemahaman, pengalaman dan kompetensi siswa dalam berbagai materi pelajaran yang dipelajarinya. Sejarah merupakan materi pelajaran yang penting karena merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa yang dapat membangun pemikiran kritis dan meningkatkan nilai nasionalisme untuk mempertahankan Negara, serta menjadi wahana pengembangan kemampuan intelektual dan kebanggan bangsa untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dalam bidang sosial, budaya, ekonomi dan politik. Umumnya metode yang digunakan pengajar adalah bercerita sehingga menimbulkan siswa hanya menjadi imajiner-founding. Penelitian ini menerapkan metode Luther-Sutopo untuk membuat film animasi 3D yang menceritakan salah satu materi pelajaran sejarah tentang peristiwa Bandung Lautan Api. Terdapat dua pokok kegiatan yang dilakukan yaitu membuat film animasi 3D dan menganalisis tingkat keberhasilan pemahaman siswa ketika belajar sejarah melalui film animasi. Hasil yang diperoleh bahwa: (1) Film animasi 3D “Bandung Lautan Api” berhasil dibuat dalam format Mp4 dengan durasi 2 menit 28 detik, melalui beberapa tahap yang diterapkan pada metode Luther-Sutopo secara sekuen dan terstruktur; (2) Hasil analisis terhadap ketertarikan dan pemahaman siswa dalam belajar sejarah melalui film animasi 3D Bandung Lautan Api mencapai 88,9% berdasarkan parameter pengujian yaitu kemudahan penggunaan dan navigasi, kandungan kognitif, ruang pengetahuan dan penyajian informasi, integrasi media, estetika dan fungsional secara keseluruhan.
Copyrights © 2016