ABSTRAK Senyawa aktif pada daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata (Lmk.) Pers.) yang memiliki aktivitas dalam menurunkan tekanan darah salah satunya adalah flavonoid berupa flavanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antihipertensi dekokta daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata (Lmk.) Pers.) asal Bulukumba pada tikus putih (Rattus norvegicus). Metode penelitian yang digunakan metode ekstraksi secara dekokta. Dilakukan pengukuran awal tekanan darah, kemudian diinduksi NaCl 2% dan prednisone, kemudian diukur tekanan darah setelah induksi dengan menggunakan metode tail-cuff Non invasive dengan alat dan diamati. Hasil penelitian dianalisis secara statistk menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil rata-rata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok I kontrol negatif (3,58/5,47%); II dosis 50 mg/kg BB (43,79/40,46%); III dosis 100 mg/kg BB (45,42/50,28%); IV dosis 150 mg/kg BB (52,37/33,62%) dan kontrol positif (41,47/27,39%). Berdasarkan hasil analisis lanjutan dengan uji Duncan menunjukan bahwa dekokta daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata (Lmk.) Pers.) dengan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB dan 150 mg/kg BB memiliki aktivitas dalam menurunkan tekanan darah sistolik yang tidak berbeda nyata dengan kontrol positif furosemid dan ada perbedaan nyata dengan kontrol negative aquadest, dan untuk tekanan darah diastolik pada dosis 50 mg/kg BB dan 150 mg/kg BB memiliki aktivitas menurunkan tekanan darah yang tidak berbeda nyata dengan kontrol positif furosemid sedangkan pada dosis 100 mg/kg BB ada perbedaan nyata dengan kontrol positif dan perbedaan sangat nyata dengan kontrol negatif aquadest. Kata Kunci: Antihipertensi; Kalanchoe pinnata (Lmk.) Pers.; Rattus norvegicus
Copyrights © 2023