Seiring banyaknya perusahaan yang bersaing untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen maka yang perlu diperhatikan adalah tentang bagaimana perusahaan mampu menciptakan keunikan pada produk maupun jasa yang ditawarkan. Perusahaan harus merancang strategi pemasaran yang nantinya akan digerakan pelanggan dan membangun hubungan yang benar dengan pelanggan yang tepat. Terdapat strategi yang cukup dominan yakni strategi segmentasi, targeting dan positioning. Dalam penelitian ini dari dua variabel independen dalam penelitian ini secara persial memiliki pengaruh tidak siginfikan terhadap minat beli konsumen, contohnya di promosion dalam variabel bauran pemasaran 4P (X2) yang memiliki nilai signifikan lebih kecil dari 0.05 dan variabel sisanya berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel strategi pemasaran berpengaruh negative terhadap minat beli konsumen dengan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-2,310>2,131) dan signifikan 0,036 < 0,05 Variabel strategi pemasaran (X1) dan variabel bauran pemasaran 4P (X2) secara bersamaan menunjukkan berpengaruh secara signifikan. Strategi pemasaran dan bauran pemasaran secara bersamaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen terhadap produk kopi tepal di UMKM Puncak Ngengas, karena nilai f hitung < f tabel atau 3,174<3,63, dan tingkat signifikan 0,071>0,05. Dalam penilitian ini menunjukan bahwa kemampuan variabel independen (bebas) dalam menjelaskan variabel dependen (terikat) adalah 11,4% dan sisanya 88,6% dijelaskan oleh variabel yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Copyrights © 2021